Take a fresh look at your lifestyle.

-Iklan-

-Iklan-

Midji Bahas Penataan Kampung Beting

28

SURABAYA–Walikota Pontianak Sutarmidji menjadi  nara sumber pada Paralel Event “Urban Slum Upgrading” (Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Perkotaan) yang diselenggarakan Direkrorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU-PERA di Hotel Sheraton Surabaya, Jumat (22/7). Pada kesempatan tersebut Walikota Pontianak menyampaikan materi tentang “Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Permukiman Kumuh Nelayan / Tepi Air Kawasan Kampung Beting Kota Pontianak”.

Pemerintah tidak main-main menata kawasan permukiman tepi air di Kampung Beting, di Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Stigma negatif yang selama ini melekat di Kampung Beting, segera hilang. Penataan pemukiman segera dilakukan. Sebelumnya, Wali Kota Pontianak Sutarmidji telah menandatangani nota kesepahaman dengan Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Andreas Suhono di kantor Kemenpupera. Andreas mengatakan, memang Presiden Joko Widodo meminta ada tiga kampung air untuk ditata. Salah satu yang terpilih adalah Kampung Beting di Pontianak.

Sutarmidji memaparkan,  kawasan ini merupakan cikal bakal lahirnya Kota Pontianak. Di sini ada Masjid Jami Sultan Syarif Abdurrahman, Kesultanan Pontianak dan lainnya. Kawasan ini juga sudah ditata dan dibenahi. “Alhamdulillah sekarang berubah dan semakin hari semakin baik,” kata Midji.
Ia menambahkan, Presiden Jokowi juga sudah pernah dua kali mengunjungi Kampung Beting, saat melaksanakan kunjungan kerja di Kota Pontianak. Karenanya, ia pun menyatakan Pemkot Pontianak siap untuk mensukseskan penataan Kampung Beting ini. Untuk teknis pelaksanaannya, akan dibagi-bagi antara pemerintah pusat, pemprov Kalbar dan pemkot Pontianak.(ody)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

four × one =