Take a fresh look at your lifestyle.

-Iklan-

-Iklan-

Jokowi Pamer Stabilitas Ekonomi

32

SHANGHAI – Sebelum mengikuti KTT G-20, Presiden Joko Widodo kemarin (3/9) bergeser ke Shanghai untuk bicara di forum pengusaha. Presiden melobi para pengusaha Tiongkok agar berekspansi ke Indonesia. Presiden juga sekaligus menjajal kereta cepat Tiongkok. Sebelumnya, Presiden juga mengunjungi Markas Alibaba untuk kepentingan pemasaran produk UMKM.

Gandeng Alibaba Pasarkan Produk UMKM

SHANGHAI – Sebelum mengikuti KTT G-20, Presiden Joko Widodo kemarin (3/9) bergeser ke Shanghai untuk bicara di forum pengusaha. Presiden melobi para pengusaha Tiongkok agar berekspansi ke Indonesia. Presiden juga sekaligus menjajal kereta cepat Tiongkok. Sebelumnya, Presiden juga mengunjungi Markas Alibaba untuk kepentingan pemasaran produk UMKM.

Kereta menjadi moda transportasi yang digunakan rombongan Presiden menuju Shanghai. Jarak antara Stasiun Hangzhou-Shanghai yang berkisar 170 kilometer, hampir sama dengan jarak Jakarta-Bandung, ditempuh dalam waktu satu jam. Bila lewat tol, butuh waktu 2,5-3 jam perjalanan.

Di hadapan para pengusaha Tiongkok, Presiden memaparkan kondisi ekonomi Indonesia. pemerintah punya strategi pencegahan agar Indonesia tidak ikut tren perlambatan ekonomi dunia. ’’Kami langsung meluncurkan program pembangunan infrastruktur terbesar dalam sejarah negeri kami,’’ ujar Jokowi.

Langkah itu diikuti dengan penerbitan 13 kebijakan ekonomi dalam bentuk deregulasi. Hasilnya mulai terlihat. Meski tidak tinggi, namun ekonomi Indonesia terus tumbuh. Terakhir, di kuartal kedua 2016 pertumbuhan mencapai 5,18 persen. Inflasi juga turun dari 8 persen menjadi 4 persen. Begitu pula suku bunga kredit yang akan segera turun dari dua digit menjadi satu digit.

Karena itu, dia mengundang para pengusaha Tiongkok maupun negara-negara lain untuk datang dan berinvestasi di Indonesia. Dia menjamin kemudahan berusaha di daerah manapun di Indonesia. ’’Saya akan berada di sana untuk membimbing dan memberi kemudahan,’’ tambahnya.

Usai pertemuan dengan para pengusaha, Presiden menemui para diaspora Indonesia di Shanghai. Termasuk di dalamnya para mahasiswa. Dia menantang para mahasiswa untuk ikut menciptakan lapangan pekerjaan di Indonesia. ’’Kalau yang di sini, misalnya sudah bekerja di Alibaba. Pulang ke Indonesia buatlah Alibaba Indonesia,’’ tutur Presiden.

Dia juga meminta para mahasiswa mempelajari dan menganalisis bagaimana negeri panda bisa berkembang dengan cepat. Jokowi menyebut, salah satunya adalah Tiongkok mampu membangun rel kereta api hingga 2.000 kilometer setahun. ’’Kita 140 kilometer sudah ramai. Ramai debatnya, bukan kerjanya,’’ sindir Presiden, merujuk pada proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Karena saat ini sudah menjadi era kompetisi, maka mau tidak mau Indonesia harus siap. salah satunya dengan mengandalkan keahlian yang dimiliki para diaspora. Dia berharap keahlian-keahlian spesifik yang dibutuhkan negara bisa diisi oleh anak bangsa, tidak perlu mengimpor ahli dari negara lain.

Malam sebelumnya, Presiden sempat berkunjung ke markas Alibaba Group. Dia disambut oleh pendiri sekaligus bos Alibaba, Jack Ma. Kunjungan Presiden tersebut punya misi tersendiri, yakni memasarkan produk-produk UMKM dengan mengandalkan sentuhan teknologi.

Indonesia sudah memiliki kerjasama dengan Alibaba dalam hal pemasaran produk dalam negeri. Produk-produk retail Indonesia dipasarkan lewat platform Tmall. Di dlaam Tmall, Indonesia membuat bagian sendiri bernama Inamall. Platform berbahasa mandarin itu diluncurkan awal Juli lalu. 

Namun, soft launch sudah dilakukan sejak setahun lalu. Hasilnya, platform berbahasa mandarin itu dikunjungi lebih dari 400 juta kali. ’’Tapi produk yang masuk saat ini adalah yang largeFMCG (fast moving consumer goods),’’ terang Menkominfo Rudiantara usai pertemuan. Beberapa merek yang sudah menjual barangnya lewat Inamall adalah Kapal Api, Indomie, Safe Care, Inaco, dan Kusuka. 

Untuk selanjutnya, Indonesia akan bekerjasama dengan alibaba untuk memasarkan produk UMKM. Rudi menuturkan, Presiden satu visi dengan Jack Ma yang memang menarget UMKM. Platform pemasaran yang diincar tidak hanya Tmall, namun juga AliExpress. ’’AliExpress itu adalah platform yang sama dari Alibaba tapi untuk global. Jadi, UMKM kita diharapkan tidak hanya menyasar pasar Tiongkok, tapi juga di luar Tiongkok,’’ tambahnya.

Selain produk makanan, Indonesia juga menjajaki kemungkinan kerjasama di bidang pariwisata dengan alibaba. Alibaba memiliki platform cukup besar untuk booking online travel. Kerjasama itu diharapkan mendukung komitmen Presiden Jokowi dengan Presiden Xi Jinping untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan Tiongkok ke Indonesia. (byu)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

two × 5 =