Take a fresh look at your lifestyle.

-Iklan-

-Iklan-

Edi Rusdi Kamtono : Memprediksi Kemajuan Kota Pontianak 10 tahun kedepan

Diskusi Bersama Edi Rusdi Kamtono tentang Memprediksi Kemajuan Kota Pontianak 10 tahun kedepan"

72

Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, MT.MM hadir dalam Diskusi Bersama yang diadakan Lingkar Khatulistiwa Indonesia (LKI) Pontianak di Combi Cafe Jl. Putri Candramidi 25 pada Sabtu 31 Maret 2018 kemarin. Diskusi dihadiri juga narasumber lain seperi Ketua Ikatan Arsitek Indonesia Daerah Kalbar Achmad Rofie F. S.Ars, Koordinator Arsitek Rumaktif Jelsy Meivira S.Ars dan di Moderatori oleh Syariah Suci Armilia. BA.

Diskusi Bersama ini mengangkat Tema” Memprediksi Kemajuan Kota Pontianak 10 tahun kedepan”., sebagaimana kita ketahu Ir. H. Edi Rusdi Kamtono, MT.MM yang biasa kita sapa Bang Edi adalah Calon Walikota Pontianak dengan nomor urut 2 (dua) akan dimintai pendapatnya mengenai Kota Pontianak saat ini dan kedepan.

Edi Rusdi Kamtono Calon Walikota Pontianak memaparkan materi diskusi mengenai kota Pontianak

Bang Edi menjelaskan bahwa kota adalah rumah bagi masyarakat yang merupakan lingkungan binaan yang mempunyai nilai historis. Sejak didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada 23 Oktober 1771 kota ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kota yang berdiri di tepian sungai kapuas ini sempat mendapat sebutan kota tidak layak huni oleh Persatuan Perencanaan Indonesia, namun hingga saat ini kota pontianak cukup banyak menerima penghargaan seperti Kota dengan pelayanan Publik terbaik, kota layak anak, kota layak pemuda, dsb .Lanjut kata bang Edi bahwa Kota yang akan maju dan berkembang adalah kota yang terus berinovasi dan bergerak, serta kota yang kreatif.
Bang Edi juga menjelaskan kota menurut Hermawan Kertajaya bahwa Kota itu harus tiap hari wow, wow ramah lingkungan, atau wow warung kopinya banyak, sehingga tidak sama dengan kota-kota lain di indonesia, hal inilah yang harus disamakan persepsi dan wawasan warga mengenai kota. Kemudian kota yang cerdas, tentu untuk membangun itu tentu yang harus kreatif tidak hanya warganya namun juga pemimpinnya.
Pontianak juga menjadi Kota yang mendapat penghargaan TOP 25 sebagai kota terbanyak aplikasinya. Aplikasi yang dibuat untuk menunjang pelayanan masyarakat dengan memanfaatkan teknologi IT agar pelayanan mudah, cepat, dan murah.
Dalam pengembangannya Fasilitas sarana prasarana harus terpenuhi, dengan bantuan pemerintah lewat anggaran dan regulasi.

Peserta Antusias Diskusi bersama yang diadakan Linkar Khatulistiwa Indonesia

Edi Rusdi Kamtono adalah salah satu tokoh belakang layar dalam pengembangan kota pontianak, beliau adalah arsitek kota yang bekerja dengan 4 ( empat ) walikota di pontianak.
Beliau adalah salah satu arsitek Jalan 2 arah Diponegoro Agus Salim hingga Tanjungpura, Beliau juga arsitek rumah walikota di jalan BLKI, Taman didepan Kantor Pos, hingga Arsitek dari Pontianak Convention Centre (PCC).
Umumnya Kota- kota besar juga dipimpin Walikota yang juga Arsitek seperti Bandung dan Surabaya. Termasuk Presiden kita yang pertama Sukarno juga arsitek yang memiliki ide monas, masjid istiqlal yang bisa kita lihat hingga sekarang.
Pembangunan Taman Digulis dahulu berdasarkan revisi tata ruang kota pemerintah kota memasukkan tata ruang kota karna sesuai dengan kewenangan. Maka keluarlah Perda nomor 2 tahun 2013 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kota Pontianak hingga 2033 menjadi perda ruang terbuka hijau yang kini menjadi track jogging dan berkumpulnya keluarga.
Kemudian beliau menutup ” kedepannya pembangunan dan pelebaran jalan akan terus dilakukan karna masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan “. Tegas Bang Edi

 

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

four + fourteen =