Take a fresh look at your lifestyle.

-Iklan-

-Iklan-

17 Tahun Menanti, Sekali Dapat Langsung Enam

28

Kesabaran Ajibola dan Adeboya Taiwo berbuah manis. Setelah 17 tahun menikah, pasangan asal Nigeria bagian barat itu resmi menjadi orang tua. Tidak tanggung-tanggung, mereka punya enam anak sekaligus.

’’Saya luar biasa senang,’’ kata Adeboya, sang bapak baru. November lalu kabar gembira yang sudah sangat lama mereka nantikan itu datang. Kandungan Ajibola tidak lagi kosong. Rahimnya berisi janin. Januari lalu mereka baru tahu jumlah bayinya enam. Sejak saat itu Adeboya menjadi jauh lebih protektif kepada sang istri. Semuanya demi buah hati yang kehadirannya mereka nantikan telah lama.

Hari itu akhirnya tiba. Kandungan Ajibola genap berumur 30 pekan pada 11 Mei lalu. Dia pun siap melahirkan. Layaknya ibu dengan bayi kembar, apalagi sextuplets alias kembar enam, dia memilih melahirkan secara Caesar. ’’Enam bayi itu lahir pada pukul 08.26 dengan bantuan 40 paramedis,’’ terang Shira Pollard, Jubir VCU Medical Center, rumah sakit milik Virginia Commonwealth University.

Buah hati Ajibola dan Adeboya berjumlah tiga pasang. Tiga laki-laki dan tiga perempuan. ’’Kembar enam dan ibu mereka sehat. Ini kali pertama bayi kembar enam lahir di rumah sakit kami,’’ kata Pollard. Hingga Kamis (25/5), enam bayi tersebut menginap di neonatal intensive care unit (NICU) rumah sakit. Karena lahir dengan berat badan di bawah normal, enam bayi tersebut harus dirawat di inkubator.

Sementara Ajibola harus berpisah dengan buah hatinya. Sebab, dia sudah meninggalkan rumah sakit pekan lalu. Dia terpaksa meninggalkan enam bayinya sampai kondisi mereka benar-benar prima untuk dibawa pulang. ’’Ibu bayi kembar enam ini sangat proaktif. Dia selalu terlibat dalam perawatan bayi-bayinya di rumah sakit,’’ terang Pollard.

Saat lahir, berat enam buah hati Ajibola dan Adeboya itu hanya 0,7 kilogram hingga 1,3 kilogram. Kendati demikian, bayi-bayi yang lahir cukup bulan alias tidak prematur itu sangat aktif. Mereka juga sehat. ’’Kondisi mereka semakin baik setiap hari,’’ ujar Pollard. Meski sudah diberi nama, pihak rumah sakit tidak mau menyebutkan nama enam bayi mungil tersebut.

Pollard juga mengatakan bahwa VCU Medical Center maupun Ajibola dan Adeboya belum bersedia bertemu dengan media. ’’Harapan saya hanya satu. Yakni, bayi saya yang paling kecil bisa segera tumbuh besar dan nanti dia bisa berkata, ’Saya dulu begitu mungil. Sekarang, lihatlah betapa besarnya saya’,’’ tulis Ajibola dalam pernyataan yang dibacakan Pollard saat jumpa pers.

Kamis pihak rumah sakit memublikasikan foto-foto si kembar enam. Juga foto Ajibola dan Adeboya yang kegirangan. Pada salah satu foto, terlihat pasangan ayah dan ibu baru itu menggendong dua buah hatinya dengan metode kanguru. Sejak pekan lalu, setiap hari mereka berkunjung ke rumah sakit. Mereka lantas terlibat dalam aktivitas merawat dan mengasuh bayi-bayinya itu di bawah pengawasan perawat.

Pollard mengatakan bahwa Ajibola dan Adeboya bukan warga Amerika Serikat (AS). Dia juga merahasiakan informasi detail tentang pasangan suami istri tersebut. Termasuk di mana mereka tinggal selama berada di Negeri Paman Sam. Yang jelas, sejak menantikan kelahiran enam bayinya, Ajibola berada di AS dan memeriksakan kandungannya di rumah sakit tersebut.

Ronald Ramus, direktur unit ibu dan anak pada VCU Medical Center, mengatakan bahwa Ajibola juga terlibat dalam latihan melahirkan. Ya, pihak rumah sakit beberapa kali melakukan latihan penanganan persalinan enam bayi kembar itu. Sebab, mereka belum punya pengalaman sama sekali dalam kelahiran sextuplets. ’’Tidak setiap hari ada ibu yang melahirkan kembar enam. Kami harus latihan,’’ ungkapnya. (WashingtonPost/ABCNews/hep/c4/any)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

three × five =