Take a fresh look at your lifestyle.

-Iklan-

-Iklan-

13 Januari, Tablig Akbar KH Said Agil Siradj

33

SUKADANA – Buat kali kesekian, ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU) Prof Dr KH Said Agil Siradj akan bertandang ke Kayong Utara. Kali ini tokoh kharismatik tersebut akan menggelar tablig akbarnya pada 13 Januari mendatang di Masjid Agung Oesman Al-Khair Sukadana.

Ketua Tanfidziyah NU Kabupaten Kayong Utara, Nazril Hijar, mengimbau bagi seluruh warga nahdliyin dan umat Islam Kayong Utara, agar dapat menghadiri kegiatan akbar tersebut. Kegiatan itu sendiri, menurut dia, dimulai dengan salat isya berjemaah. Bahkan, dia menambahkan, sebelum tablig akbar, Ketua PBNU tersebut juga dijadwalkan menyampaikan khotbah Jumat di masjid yang sama.

“Beliau (KH Said Agil Siradj, Red) datang di Sukadana pada Jumat pagi. Siangnya menyampaikan khotbah Jumat di Masjid Agung dan malamnya tablig akbar. Rencananya Beliau datang bersama dengan Wakil Ketua MPR RI, Dr H Oesman Sapta Odang,” tutur Nazril dihubungi via telepon, Selasa (10/1).

Disampaikannya, tablig akbar tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-91 NU. Kegiatan ini, menurut dia, juga untuk menyongsong dilaksanakannya Konferensi Wilayah (Konferwil) VII NU Provinsi Kalbar, yang sedianya akan dilaksanakan di Pendopo Bupati Kayong Utara di Jalan Sungai Bengkuang, Sukadana, 13 – 15 Januari 2017.

Sekadar diketahui, diungkapkan dia jika bagi warga nahdliyin, pengurus, maupun anggota NU, sosok pemimpin organisasi keagamaan ini memiliki posisi yang sangat strategis, terutama untuk kemaslahatan umat. Oleh karenanya, menjelang digulirkannya Konferwil VII NU Kalbar, warga nahdliyin berharap dari agenda tersebut, akan lahir sosok pemimpin NU yang memiliki kepedulian.

“Konferwil yang merupakan wadah pemilihan ketua ini, semoga bisa melahirkan pemimpin sesuai yang diharapkan,” ungkap ketua Majelis Taklim Yasin Fadhilah Wilayah Matan Hilir Utara dan Sukadana, Muhammad Anton Pratama.

Setidaknya, untuk pemimpin NU yang disebut sebagai ketua tanfidz, diharapkan dia, adalah sosok yang dapat menjaga kerukunan antarumat beragama dan ragam etnis yang terdapat di Kalbar. (dan)

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.

18 + 19 =